Penyertaan Tuhan dalam hidupku tidak pernah berhenti
Hingga hari ini aku merasakan perbuatanNya yang besar selalu memulihkkan hidupku
Hingga ditahun yang ke 21 ini, tahun-tahun yang penuh anugerah yang sangat luar biasa, Tuhan telah memberikan yang terbaik dalam hidupku.
Mengubah, memulihkan dan menjadikan semua indah pada waktuNya
Apa yang aku rasa tidak mungkin, semua menjadi mungkin oleh karena kebesaranNya bahkan apa yang tidak pernah aku bayangkian semua terjadi dengan nyata.
Tuhan, kerinduanku dengan bertambahnya usia yang Engkau anugerahkan bagiku…
“Pakai hidupku, bentuk aku lebih lagi agar aku lebih sungguh mengenal akan pribadiMu. Pulihkan setiap bagian dalam hatiku yang pernah tersakiti agar aku mampu menghadapi setiap keadaan dengan penuh syukur. Dan pulihkan keadaan keluargaku, bawa kembali jiwa mereka padaMu. Itulah pergumulan dalam hidupku setelah aku benar-benar mengenalMu Bapa. Mereka bisa mengenal Engkau lebih lagi, agar ketika kami tidak bersama-sama lagi, ada Yesus dikeluargaku… Kapanpun itu. Mungkin kami dipisahkan oleh jarak, waktu, bahkan dunia ini yang memisahkan..”
Terimakasih Tuhan untuk kesempatan yang Engkau berikan bagiku melewati hari demi hari dan tahun demi tahun yang telah anugerahkan bagiku…
Tak Pernah Sendiri
Music & Words : Yordan Kurniawan
Saat kau jatuh
dan terluka
Hidup hampa kau rasa
Jangan pernah takut dan menyerah
Karena aku pernah merasakannya
Saat kau sendiri menanti
Harapan yang tak pasti
Janganlah kau bimbang menjalani
Karena semua pernah aku lalui
Buluh yang patah terkulai
Takkan pernah dipatahkan
Sumbu yang pudar nyalanya
Takkan pernah dipadamkan
Sadarilah bahwa
Kau takkan pernah sendiri
Ada Yesus yang slalu perduli
Tuhan tak pernah tinggalkan
Dia s’lalu perhatikan
Ooo.. Tuhan bahagianya hati ini setelah mengambil keputusan yang membuat semuanya akan lebih baik, aku percaya itu. Untuk kedepannya pasti Engkau sudah atur dan aku percaya dengan rencanaMu yang sangat baik dalam kehidupanku. Ada kuasa melalui pujian, aku sangat diberkati dengan puji-pujian kepada Papa Jesus. seperti lagu yang dinyanyikan oleh UX Singer, Tak pernah sendiri.. Ketika ku lelah menjalani hidup ini masih banyak sahabat-sahabat yang mengasihi dan memberikan semangat buatku dan juga menguatkan aku dengan ucapan-ucapan yang sangat memberkati.. Terimakasih Tuhan….
Tuhan, aku mau seperti bunga-bunga yang tumbuh diwaktu kemarau itu karena aku menyadari begitu banyak mereka yang membutuhkan kesejukan dan ketenangan…
Aku sangat merindukan hari Natal tahun ini aku rayakan bersama Mama, Papa, kakak, keponakan, dan keluarga besarku di Desa Budaya Pampang..
Tapi, sepertinya beberapa tahun lalu akan terulang lagi tahun ini.
Aku harus merayakan Natal tahun ini bersama teman-teman dalam pelayanan di ibadah Natal dan bersama keluarga lain di Samarinda..
Tuhan, aku rindu merayakan Natal bersama keluargaku tahun ini..
Hampir beberapa tahun aku lalui sendiri tanpa mereka dan mereka tanpa aku..
Mereka rindu, mereka mau aku ada disana..
Tapi, kalau pun itu terulang lagi karena aku mau dibentuk aku serahkan semua kedalam tanganMu
Memang tidak mudah rasanya harus melalui ini, kerinduan yang begitu dalam pasti akan menghinggapi aku ketika aku melihat keluarga-keluarga yang utuh ketika merayakan Natal…
Anak-anak yang bersukacita bersama orang tua mereka..
Tapi, hanya satu kerinduan ku Tuhan…
Ketika malam Natal itu, aku mau mengajak seluruh anggota keluargaku berdoa mengucap syukur atas kelahiranMu dan menceritakan makna kelahiranMu bagi mereka dan menjadikan malam itu adalah malam yang penuh dengan sukacita.
Karena selama ini belum pernah ada hal-hal yang seperti itu, dan aku mau melakukanNya bersama mereka karena aku mau Engkau pun mengubah setiap hati mereka seperti Engkau telah mengubah hidupku menjadi baru…
Bapa ketika aku memilih jalan ini, kuberikan semuanya kedalam tanganMu..
Ketika duka dan bahagia lebur menjadi satu, menghiasi setiap langkah hidup yang kupilih…
Betapaku sangat memerlukan pertolonganMu disetiap langkahku..
Tuhan, kuatkan imanku agar aku bertahan sampai kesudahan waktu yang telah Kau tuliskan dalam buku kehidupanMu untuk hari-hariku..
Tuhan, ajarku untuk lebih mengasihi mereka, lebih memahami, lebih mematuhi perintah mereka…
Karena aku tahu kalau itulah alasan mengapa aku tetap bertahan dan hidup bersama dengan mereka..
Hatiku hancur ketika melihat perilaku mereka, hatiku hancur mendengarkan kata-kata mereka, hatiku hancur karena kutahu tidak sepantasnya aku melihat dan mendengarkan kata-kata yang mematahkan semangat pengenalan akan Engkau oleh mereka…
Dalam hari-hariku, aku berusaha untuk tegar.. berusaha memperlihatkan hati seorang hamba.. yang menerima apa adanya mereka dan mengerti jika mereka belum sepenuhnya mengenal akan Engkau..
Aku perlu Kau setiap detik, setiap waktuku..
Bapa berikan kedamaianMu, aku mau kuat karena Engkau…
Aku akan mengambil sebuah keputusan…
Berikan hikmat agar keputusan ini adalah benar-benar keputusan dariMu..
dan aku boleh menjalani keputusanMu dengan sukacita..
Tuhan pasti memberikan yang terbaik…
BETAPA KUMENCINTAI
SEGALA YANG T’LAH TERJADI
TAK PERNAH SENDIRI JALANI HIDUP INI
SELALU MENYERTAI
BETAPA KUMENYADARI
DI DALAM HIDUPKU INI
KAU SLALU MEMBERI RANCANGAN TERBAIK
OLEH KARENA KASIH
REFF :
BAPA, SENTUH HATIKU
UBAH HIDUPKU MENJADI YANG BARU
BAGAI EMAS YANG MURNI
KAU MEMBENTUK BEJANA HATIKU
BAPA, AJARKU MENGERTI
SEBUAH KASIH YANG SELALU MEMBERI
BAGAI AIR MENGALIR
YANG TIADA PERNAH BERHENTI
Kmaren adalah hari yang sangat luar biasa buat aku, tentu juga buat semua yang hadir dalam KKR bareng pemuda sekota Samarinda terutama buat teman2 di RAYS MINISTRY.
Tuhan sangat murah hati, aku mau cerita dr awal ni.
Bulan Agustus yang lalu semua membicarakan acara KKR yang diadain kemaren, dan tercetuslah ide utk buat KKR untuk anak Muda seKota Samarinda. Maka dibentuklah panitia supaya bisa mengatur kelengkapan masing2.
Beberapa kali diadain rapat dan puji Tuhan semua dapat konsep dari Tuhan.
Dan yang tidak boleh ketinggalan dalam membuat konsep sebuah KKR adalah diawali dengan doa…
Itulah yang dilakukan , doa dan doa..
setiap hari jumat malam semua ngumpul diMaf ( sekretariatnya RAYS) trus doa rame2, sperti yang dibilang Bang O’en (Gembala pemuda, tapi dah ga lagi skrang dia playanan keliling and stay di Malinau) kalo mau pemuda yang luar biasa, kita hrs bersatu. Dan kita mau bersatu, hari jumat tanggal 24 yang lalu kita doa peperangan, doa buat acara KKR, doa buat semua teman2 yang akan datang biar acara KKR ini benar2 menjadi berkat buat setiap orang yang datang, doa buat semua Divisi yang mengambil bagian dalam playanan, doa buat Pengkhotbah, doa buat Tim ibadah, doa buat setiap alat yang akan dipake dan doa buat kota Samarinda, berperang melawan iblis yang pasti kacau ngliat persatuan semuanya…
Hari “H” nya aku sedikit nervouse… secara ini adalah pelayananku bareng teman2 RAYS MINISTRY yang pertama untuk KKR anak muda, wah banget rasanya. Dan ada sedikit hal yang harus aku selesaikan hari itu.
Dan membuat hatiku gundah… cieee…
Pagi2 aku dah bangun, berdoa minta Tuhan kasih hikmat.. apa aku kuliah dan ijin kerja??? Tapi ternyata aku ijin kuliah dan Puji Tuhan Dosennya ga masuk juga, apa ini kebetulan????? GA banget deh, gada yang kebetulan!!!! Semuanya udah Tuhan atur.
Rencananya aku akan ijin masuk kerja, ee ternyata ga bisa krn gada yang akan gantikan sif ku, ya habis gladi bersih dari jam 9 ampe jam 1/2 12 aku langsung ketempat kerjaku. Aku kerja dari jam 12 ampe jam 6 sore sementara acaranya mulai jam 7, aku lum istirahat dan makan siang.. Udah gitu kota Samarinda mendung bgt, udah jam 5 lewat temanku lum datang gantiin sif ku.. Wah bener2 terjepit bgt…
Aku berdoa, Tuhan semua pasti tepat pada waktunya..
Weeewwww, Tuhan sangat luar biasa, tepat bgt sesuai apa yang udah kuminta ama Papa Jesus.
aku pulang dan mandi bentar ganti baju langsung tancap Gas ke Taman Budaya.. disana Teman2 yang lain udah ngumpul, dan teman2 tim doa and aku juga yakin yg lainnya b’doa buat cuaca malam itu krn sempat gerimis.
Acara KKR pun dimulai, pertama teman2 yang sangat luar biasa dr YOUTHSHAKERS bawain kesaksian lengkap band, wl, singersnya. Stelah itu dr teman2 yg ga kalah luar biasanya EL’Blessto City Worship bawain kesaksian. N trakhir ada Squad dance kota Samarinda yg jg luar biasa, yaa meski iblis coba ngolok dengan sebuah penampilan, namun Tuhan ga akan pernah biarin anak2Nya dipermalukan.
Musik opening yang sangat Luar biasa oleh pemain musik
Keyboard: K’Timo
Bass : Toni
Guitar : Micho
Drum : Yayan
WL : Titin n Aliong
Singers : Tata, Inut, Kafung
Luar biasa banget antusias anak-anak muda kota Samarinda yang rindu akan kebersamaan, ketika musik opening dimulai telah terlihat semangat yang sangat luar biasa dibuka dengan lagu Sungguh Nyata KasihMu (TW), SHOUT (GMB), Hebat (GMB), Allahku Dasyat, One Way (Hillsong) dan lagu Praisenya (Sentuh Hatiku, Kami perlu Kau Tuhan).
K’Oen bawain firman Tuhan yg luar biasa memberi semangat and motivasi, bagaimana caranya jadi anak muda yang kuat. Dan inti dari kotbah yang ia bawa yaitu tentang persatuan anak2 muda antar denominasi gereja yang ada di Kota Samarinda khususnya.
” Anak muda yang kuat harus bersatu, dan k’Oen nanya adakah yang mustahi didunia ini? Gada yang mustahil bersama Tuhan. Jgn seperti Landak kalau kedinginan memang bersatu namun landak itu tetap membiarkan bulu2nya seperti mau menyerang akibatnya teman2 nya terluka. Jangan mau seperti itu, dalam gereja saja diluarnya baik namun didalamnya saling sikut-sikutan. Apalagi untuk terhadap gereja lain. Oleh sebab itu ubah paradigma itu, jadilah tubuh Kristus yang kuat dengan persatuan” Itulah sekilas kotbah yang dibawain oleh K’Oen, akhir dari kotbahnya, kk Oen mengajak setiap org utk berpencar mencari teman yg lain denominasi gereja utk berdoa bagi gereja teman tersebut agar pertumbuhan gerejanya berkembang….
Antusias teman2 sangat kelihatan, mereka mebentuk lingkaran dan mulai berdoa satu dengan yang lainnya. Air mata pun mulai bercucuran, betapa Roh Kudus turun dan menjamah setiap hati anak2 muda yang hadir malam itu. Aku yakin acara KKR itu boleh terlaksana bukan suatu yang kebetulan dan Tuhan bekerja untuk kita..
Setelah berdoa bersama-sama, dilanjutkan dgn altarcall… Puji Tuhan, hampir dari setengah yang hadir maju sesuai dgn panggilan Roh Kudus dalam setiap hati mereka, diiringi lagu Sentuh Hatiku semua mulai berdoa, sementara masih ada yang membentuk lingkaran terus berdoa dan berdoa..
Puji Tuhan, acara udah akan selesai namun ada sebuah pujian yang disampaikan oleh teman2 yang sangat luar biasa dari MTV YOUTH GKII MAZMUR Temindung, ada Wiwi, Ko Rulay, k’David, Yusak, Yeyen, dan pujian yang mreka bawain sgt luar biasa…
Acara yang udah didoain dan sangat perlu pertolongan Tuhan untuk menjamah, memakai, dan sangat perlu kehadiranNya.. Akhirnya udah selesai. namun semua tidak akan berakhir disini, masih akan ada ibdah persekutuan anak2 muda Kristen kota Samarinda yang akan lebih luar biasa setelah ini.
Thanks to, Heartline 98,4 FM yang udah ngebantu alat sound dll
teman2 multimedia yang udah banyak ngebantu dan teman2 semua yang udah ngambil bagian dalam pelayanan 28 Oktober 2008 yang lalu.
Tetap jaga persatuan…
God Bless you all……
(^_^)
Ku ingin dunia tahu kasih terbesar hanya ada dalam Yesus Tuhan
Anugerah yang diberikanNya membuat ku menyadari bahwa dunia perlu tahu akan kasih terbesar Allah..
Meski dengan cara yang menggoncangkan iman, ku kan bertahan bersama-sama dengan Allahku..
karena pengorbananNya lebih besar dari apa yang aku pikirkan…
Masa mudaku ini Tuhan, hanya untukMu
karena aku diciptakan olehMu dan untukMu
beri keteguhan, dan buat aku lebih percaya karena aku sangat percaya kepada Engkau…
Rinduku…
Kuangkat tanganku, dengan penuh kelemahan
ku rasakan beban yang begitu berat, hingga tubuh ini terasa tak mampu untuk bertahan
Kulangkahkan kakiku sembari menatap langit biru, berharap hari-hariku indah seindah langit yang selalu memberikan harapan bagi roda waktu yang terus berputar..
Kupejamkan mataku, kurasakan bahwa hidup hari ini sangat indah untuk dijalani…
Tangan Tuhan tidak pernah lepas dari setiap langkah-langkah meski rapuh
Kasih Tuhan tidak pernah berhenti, meski aku kadang tak menyadarinya
Tuhan, tanganku kuangkat padaMu karena ku tahu hanya Engkau yang bisa memberikan kelegaan, keteduhan, dan pengharapan…
Ku ingin terus terbang didalam kuat sayapMu
Melesat hingga batas akhir kehidupanku bersama denganMu
AnugerahMu yang memberikan pengharapan bagiku…
Sejak ku dikandungan ibuku hingga kekekalan bersama-sama kasihMu… di tempat KudusMu…………
Banyak teman-teman yang bertanya pada diriku, mengapa aku sangat tertutup dengan kehidupanku…????
Aku sebenarnya tidak pernah tertutup dengan apa yang aku alami, aku mengalir bersama-sama dengan kalian. Aku berjalan bersama kalian.
Kita bersama-sama melangkah bersama Tuhan, dan kalian bisa mengerti semua dengan ucapan-ucapan yang keluar dari mulutku ketika kita berdoa bersama-sama.
Manusia memang tidak bisa menanggung bebannya sendiri, dan aku percaya TUhan tidak akan membiarkan manusia itu menanggung bebannya sendiri.
Beberapa minggu terakhir ini aku terus menerus diberi pemahaman oleh Tuhan, bahwa Tuhan tidak pernah salah menempatkan aku di RAYS MINISTRY dimana tempat aku diubahkan, dipulihkan, dipakai dalam pelayanan. Sampai aku merasa bahwa hidupku sangat istimewa ketika Dia mau aku melayani Dia.
Mungkin tidak banyak teman-teman yang tahu kalau aku benar-benar bersyukur, karena disinilah aku mengerti akan bersahabat dan pelayanan yang menyenangkan hati Tuhan.
Aku bersyukur karena bisa belajar akan pengenalan kepada Tuhan Yesus, bertumbuh bersama-sama kalian, berperang dan terus berperang melawan iblis!
Dan bersama-sama kita memuji Tuhan yang menjadi kesukaanku dengan bernyanyi. Jadi, kalian jangan heran dengan suaraku yang menggelegar (hehehehe… itu pengakuan dari beberapa sahabat kalau aku bicara sampai binatang yang dalam kandang pun kabur….’wink..wink..’
Sahabat-sahabatku,,,,, kadang aku sering buat Papi JC nangis..
Tapi Tuhan pasti bangga hari ini….
Dengan apa yang kita lakukan..
Persiapan kita bersama-sama, kesatuan hati kita..
Aku sangat bangga bisa mengenal Tuhan Yesus dan kalian semua..
Luar biasa….
itulah kata-kata yang bisa aku ungkapkan saat ini, Tuhan kita luar biasa..
Dia tidak mau setengah-setengah untuk memakai kita.
Aku sangat mengasihi kalian semua…
Tuhan, tanggal 28 nanti adalah hari yang sangat luar biasa buat aku dan teman-temanku..
Aku bersyukur karena Engkau mau memakai kami..
hari itu aku bukan sekedar bernanyanyi menghibur diri, menyenangkan hati
tapi bersaksi beri terbaik bagiMu
Bukan karena ku bisa bernyanyi, namun itu semua karena Anugerah..
Terimakasih Tuhan..
Dengan segenap rinduku, ku datang padaMu Bapaku terkasih..
Tiada hal yang bisa menyenangkan jiwa ini ketika ku datang dengan segala kerinduanku..
Hari demi hariku kuserahkan kedalam tanganMu, karena hanya itu yang mampu menguatkan jiwa dan raga ini..
Ku tahu Engkau sangat mampu mengubah segalanya..
Ubah hati ini agar bisa menjadi hati seorang hamba, yang bisa menerima segala keputusan abadiMu..
Tuhan…..
Engkau sangat memahami aku…
Tuhan……
aku selalu memerlukan Engkau agar aku bisa melangkahkan kakiku diluar sana..
Hari demi hariku…
Dengan segenap rinduku, aku datang padaMu
Dengan segenap kasihku, kuletakkan tanganku dalam pelukMu agar aku selalu ada dalam genggamanMu…
Ini hatiku Tuhan….
ini lah rinduku dalam menjalani anugerahMu…
Kehidupan selalu membuahkan pemikiran yang sempurna..
Tuhan tidak pernah meninggalkan, dan Dia tidak pernah mengabaikan..
sekalipun, meskipun, walaupun, aku melupakanNya..
Tuhan, dunia pasti berlalu.. tapi kasih dan perkataanMu tidak akan pernah berlalu…
Hari ini, esok dan sampai kekekalan kelak…
Here i am God…
Here i am…
Jiwaku memuji Engkau..
Jiwaku haus akan hadirMu…
Ku bersuka karena kasihMu selalu baru setiap pagi…
Thank You Lord…
Hingga waktu yang kita lalui sangat indah dan penuh dengan keharuan Namun aku salah menilai kamu, kau buat aku kecewa meski aku sadar ternyata kita memang bukan untuk bersahabat.. seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesusahan…. Apakah engkau mengerti akan kata-kata itu? Aku telah menganggap engkau lebih dari sahabat bagiku.. namun apa yang telah kau berikan bagiku????? kau hancurkan arti sahabat itu…. Tidak semuanya kau harus ceritakan ke semua orang… Tidak semuanya harus kau katakan…. pahamilah akan arti sahabat…. Meskipun kau menyakiti hatiku… aku tetap menganggapmu sahabat…. mungkin suatu saat kau akan mengerti dan aku mendambakan itu sebagai hasil dari persahabatan kita…
Kehidupan ini sangat indah, ada waktu berdiam
Ada waktu untuk berkata-kata
Ada waktu isi hatiku hanya bisa kuungkapkan dengan sebuah tulisan seperti hari ini..
Tidak ada seorang sahabat yang datang…
Tuhan, aku bersyukur karena aku ada oleh karuniaMu dan untuk kemuliaanMu
Aku rindu untuk selalu berada didekapanMU
Karena ku tahu hanya Engkau yang sangat tulus mengasihiku
Aku rindu untuk selalu mendengar suaraMU dalam ku melewati hari-hariku agar aku tidak tersesat dan terendah….
Kata-kataMU seperti alunan melodi yang menyejukkan hatiku yang selalu ingin menyanyi
Engkau membuatkan aku syair-syair yang takkan pernah terlupakan dan akan menjadi abadi dalam kalbuku….
Kapanpun itu ya Tuhan…..
kapanpun itu….
Hanya hadirMU yang mampu merubah segala rasa, membuat mata terbuka dengan keadaan dunia
Dan membuat jiwaku merdeka penuh dengan sukacita….
Kupanggil namaMU…..
karena ku tahu hanya Engkau yang mendengarkan hingga berjuta kali kupanggil…
Tak perduli ditempat yang nyaman hingga dikala aku berada di kelamnya kehidupan…
Bapa……
aku bahagia….
karena bila tiba waktunya….
Aku tahu Engkau sangat setia….
Bahkan sampai memutih rambutku, Engkau masih akan setia menggendongku
dekap erat kehidupanku dalam erat kasihMu…
Banyak yang berubah seiringnya waktu yang terus berputar
Aku berusaha melupakan rasa kehilangan akan dirimu, namun aku tak sanggup
Apakah waktu telah benar-benar memisahkan jarak antara kita? Memisahkan persahabatan yang telah lama kita jalani? Dan membuat hati kita menjadi beku?
Sebenarnya ini bukan diriku….
Bukan diriku yang selalu menjauh darimu, namun kembali lagi kepada waktu yang telah memisahkan kita….
Entah dimana dirimu berada saat ini, engkau pergi secepat kilat dan tak memperdulikan diriku lagi…
Persahabatan yang telah lama kita lalui…..
Engkau mungkin tidak memperdulikan perasaan, hati, dan persahabatan kita
Namun sampai kapanpun kamu adalah sahabat terbaik dalam hidupku..
Tidak peduli apa kata dunia tentang dirimu dan diriku
Kita adalah pribadi yang kuat, seperti batu karang yang kuat dan tahan terkena ombak.
Sahabatku aku sangat merindukan dirimu
entah berapa lama lagi kita akan bersama seperti dulu lagi, membicarakan hal-hal yang aneh dan lucu.
Disaat kita telah sukses, kita akan bersama-sama lagi kawan…
i miss you…….
Api berkobar bagai tersiram minyak menyambar
jiwa merindu tangan kuatNya untuk mengangkat beban hidup
selangkah demi selangkah mengejar mimpi
Jangan padam hai api imanku
Didepan sana ada sukacita, harapan masa depan….
Bertahan menghadapi kabut, pekat dan penat..
jerih payahmu tidak akan sia-sia
Mengejar mimpi bersama Tuhan…
Tidak ada yang mustahil….
Mimpi-mimpi akan menjadi kenyataan
Bintang dalam pekatnya malam akan kita temui
Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan
karena apa yang Tuhan berikan adalah SEMPURNA….
Sahabat engkau yang mengajarkan aku untuk tetap kuat
untuk tetap berserah dan untuk tetap tegar menghadapi keadaan hidup yang terlalu sulit…
ketika suatu hari aku sudah tidak mampu lagi untuk berdiri sendiri, engkau datang dengan tangan terbuka dan merelakan bahumu menjadi sandaran ku
sahabat…..
apa yang kau rasakan saat ini?
Mengapa kau sembunyikan masalahmu dariku
dan engkau menghilang tanpa memberiku alasan yang bisa membuat ku mengerti?
Bukan satu satu, dua, tiga, bahkan ratusan hari saja aku mengenalmu, namun telah bertahun-tahun kita bersama menjalani hari-hari yang membahagiakan bahkan hari yang malang pun kita lalui bersama-sama…
Sahabatku……
aku sangat merindukanmu, merindukan segala hal yang ada pada dirimu
merindukan kata-kata pembangkit semangat yang selalu engkau kirim setiap pagi dan engkau tau kalau aku sangat memerlukan itu….
Engkau yang membuat aku mengerti akan arti hidup….
sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan…
Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan….
Sahabat, datang lah ketika hatimu sudah terbuka…
aku mengerti engkau ingin sendiri, tapi ingatlah janji kita….
kita akan berjalan bersama-sama menjadikan Tuhan Yesus sebagai penuntun jalan kita ini dan meraih sukses bersama-sama…
Ingat lagu UX-Hanya Nama Yesus……
Untuk sahabat baikku…..
aku menunggumu….
Suara gemuruh angin membawa angan ku terbang melayang tinggi
tinggi hingga ke puncak nirwana
jiwaku tertegun kagum akan kebebasan awan-awan yang bergelantungan di atas sana
membawa ku terbuai dalam lamunan
hidup itu indah….
Indah dan indah….
seperti bunga bakung ditaman yang berbunga pada musimnya
dan kehidupan itu seperti pohon yang tumbuh subur ditepi danau dan berbuah lebat
dan kehidupan itu manis seperti madu….
Kehidupan hari ini adalah harta…
harta yang dipersiapkan untuk hari esok
harta yang dibangga-banggakan esok
harta yang yang membuat setiap insan Kristus untuk selalu bersyukur bahwa kehidupan adalah harta yang tak ternilai harganya
dan harta itu adalah pemberian gratis dari Tuhan Yesus
Meski banyak yang merasa bahwa dikehidupannya seakan-akan tidak memiliki harta didunia ini
adakah disadari bahwa HIDUP ini adalah harta yang sangat berharga
bahkan demi memberikan harta itu bagiku, Tuhan Yesus rela menjadi yang terendah dan terhina agar kita memiliki harta ini..
Aku bisa melihat bintang-bintang yang sangat indah malam ini…
seakan-akan memperlihatkan sebuah senyum persahabatan bagiku
dan aku melihat betapa berharganya hidup ku ini
aku bisa merasakan kedamaian bersama binatang-bintang yang setia memberikan keindahan pada malam……
Dan aku sangat bersyukur akan ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa indah
thanks God…
keterbukaan akan hidup membuat perasaan tenang
walau sulit namun penuh kelegaan
pengharapan pun akan terlihat walau belum saatnya
kerasnya kehidupan dapat memberi alasan untuk
MARAH, SEDIH, KECEWA BAHKAN MENANGIS…
tapi kelahiran Tuhan Yesus didunia ini memberi KEHIDUPAN ABADI, DAMAI SEJAHTERA, DAN BERJUTA ALASAN UNTUK TERSENYUM…
Sejak aku menyerahkan seluruh hidupku sepenuhnya kepada Tuhan Yesus
banyak sekali pengalaman yang aku alami…
5 tahun yang lalu ketika aku berada dalam sebuah lingkungan keluarga yang takut akan Tuhan ketika aku mulai menginjakkan kakiku di kota Samarinda, banyak pengalaman yang boleh aku lalui bersama Tuhan Yesus.
waktu itu aku mengikuti pendidikan SMA dan banyak sekali pengalaman yang aku lalui ketika dalam masa pendidikan.
Selama 3 tahun itu, aku banyak bergumul dengan masalah orang tua
bahkan saudaraku yang saat ini masih dalam pergumulan ku.
ketika aku mengalami kekecewaan dengan keputusan yang mengorbankan pendidikanku oleh kedua orang tuaku
ketika kecelakaan motor yang menyadarkan aku untuk tetap taat dengan keputusan orang tua dan menghargai mereka
ketika papa dan saudariku secara beruntun keluar masuk rumah sakit
semua membuat aku semakin sadar kalau kehidupan didunia ini hanya tergantung hitungan detik!
Jika Tuhan berkehendak A maka yang terjadi adalah A
Tuhan tidak pernah plin plan dengan ucapanNya
apalagi menarik kata-kata yang telah Ia ucapkan
hari ini aku sangat lemah, lemah secara fisik dan pikiran
aku teringat betapa besarnya pertolongan Tuhan dalam kehidupanku, meski mungkin orang tuaku tidak menyadari akan semua yang aku alami
aku tau, bukannya mereka tidak perduli dengan kehidupanku namun karena pengetahuan mereka sangat terbatas
aku berusaha terlihat tegar didepan mereka namun aku tidak bisa menyembunyikan bahwa didalam lubuk hati ini tersimpan keinginan yang teramat dalam akan kasih sayang mereka.
Aku juga mengerti kalau mereka sangat menyayangi aku namun tidak bisa menampakkannya.
5 tahun terakhir ini aku sangat jarang bertemu dengan mereka
bahkan Natal tahun lalu aku hanya merayakan Natal bersama dengan teman-temanku di Samarinda, pelayanan yang Tuhan Yesus berikan aku lakukan dari Natal sampai Paskah benar-benar menghiburku.
Aku terus mencoba belajar bagaimana karakter mereka masing-masing agar aku tau bagaimana menghargai mereka.
Aku selalu minta kepada Tuhan Yesus agar aku diberikan kekuatan
aku tidak mau mengasihani diriku karena Tuhan Yesus adalah orang tua yang sangat luar biasa buat aku, dalam setiap keadaan Dia mengerti akan hidupku.
Namun aku sangat bangga memilki orang tua seperti orang tuaku
dan aku sadar disinilah imanku diubahkan
mereka ada agar aku bisa sangkal diri salibkan kedaginganku
aku bangga melihat mereka tegar dengan keadaan hidup yang semakin sulit
Sejak aku diubahkan, aku terus berdoa agar mereka juga diubahkan
dan butuh kesabaran……..
untuk melihat karya Tuhan yang sangat luar biasa
butuh kesabaran……
untuk menapaki setiap jalan kehidupan
aku percaya akan firman Tuhan:
“Anak-anak yang tidak kudus, dikuduskan oleh orang tua. Dan orang tua yang tidak kudus, dikuduskan oleh anak-anaknya”
Firman itu berlaku dalam kehidupanku
Aku bersyukur boleh berada dalam lingkup pelaku firman itu
Tuhan……..
mungkin bukan aku saja yang mengalami keadaan keluarga yang aku alami saat ini, mungkin diluar sana banyak sahabat-sahabatku yang rindu kepada keluarganya…..
Tuhan pasti telah menghibur mereka dengan api Roh Kudus yang tiada henti-hentinya menyinari setiap relung hati yang terluka, kecewa dan tersendiri.
Bukan kuat, gagah yang Tuhan pandang ketika Dia mau mengasihi
tapi tangan yang terbuka untuk melihat betapa besar penyertaanNya
Menjadi berkat dimulai dari keluarga setelah itu kita bagikan berkat itu bagi orang-orang yang ada disekitar kita..
seperti Tuhan menyiapkan hari depan yang penuh harapan, aku akan membuktikan kepada kedua orang tuaku bahwa bersama Tuhan tidak ada yang mustahil
semua pasti indah pada waktunya.
Hanya Dia yang bisa memberikan sukacita bagiku
ketika mereka mulai menjauhkan diri dariku karenaMu
Aku percaya mereka tidak akan bisa memisahkan aku dari kasihMu
Ketika badai dan guntur mulai bergemuruh
aku percaya Kau tidak diam melihatku ketakutan
ketika cinta yang dibina dengan kokoh didunia runtuh
bagai terkena petir yang menggetarkan
bahkan membuat hati dan perjalanan hidup terhenti
Engkau datang dengan penuh kasih
meneguhkan hati yang hancur dan luluh
menjadikan satu hingga lebih bermakna
lebih tenang………………………………….
aku tenang berada didekatMu
sumber ketenanganku, aku sungguh mengasihiMU
Ku tulis sebuah cerita
cerita tentang anganku
ku bangun sebuah mimpi masa depan
Mimpi yang sangat jauh diawan-awan
ku angkat tanganku pada Bapaku
ini mimpiku Papa…….
ketika awan membawa mimpiku pergi
jauh.. jauh keatas sana
Aku berusaha terbang dan terus terbang
dengan sayap-sayap imanku
akan ku dapati mimpiku diatas awan sana
terkadang awan diatas sana berubah menjadi badai
yang menggulungku hingga sesak untuk bernafas
namun kudapati tangan Papaku memelukku erat
dan diatas awan aku merasakan kesejukkan
bersama angin…..
semakin kuat angin yang menerpaku
semakin tinggi aku akan terbang…..
Ketika ku memandang wajahMU
kutemukan berjuta rasa
Kau membuat aku mampu melangkah dengan segala keterbatasanku
hingga aku merasa hidup penuh dengan kemenangan
suatu hari aku sangat terlena dengan kebebasanku
aku mengandalkan kuat dan hebatku
merasa mampu bertahan dengan segala egoku
mampu menjalani kehidupan dengan kemampuanku
Namun Tuhan sangat menyayangiku……
Ia memberikan hadiah akhir yang aku dapat ketika aku pulang…..
ku kejar hadirNya Tuhan dalam hidupku
memberikan jiwa kepadanya
ketika Rajawali belajar untuk terbang
ia akan terjatuh
namun Induk Rajawali akan terbang dengan kecepatan tinggi
untuk mendapatkan anaknya..
aku…..
aku Tuhan…..
akulah anak rajawali itu
Tuhan mengambil aku dalam gelapnya dunia
membawa aku terbang dalam tempat ketinggianNya
menghantar kan aku pada kepenuhan kasihNya
hari yang lebih baik bersama Tuhan…..
Thank You Lord…
memikirkan yang akan datang…
sungguh tak ada lagi keraguan di dalam raga
mengingat akan kasihNya yang tak pernah berhenti mengasihi
pribadiNya yang menggema
membuat dunia tercengang akan perbuatan tanganNya didalam diriku
Mungkin bukan hari ini semua terbukti
namun Tuhan tau aku
bahkan sebelum aku ada didalam kandungan ibuku
Mataku terbuka…..
melihat betapa bahagianya aku ada didalamNya
semua terasa indah dan penuh syukur
aku tak bisa lagi meragukan kasihNya
Awan yang menggiling berputar
bersorak bersama jiwa ini
terbang bersama angin yang terus menerus membawa kesejukan
sungguh ajaib…….
sampai kedasar lautan hati ini Dia selami
Membuat aku lebih percaya dengan anugerahNya
Membuat segalanya menjadi lebih baik
Perasaan ku memang terus berubah seturut dengan waktu…
Namun Tuhan menempatkan aku diwaktuNya
Itulah yang menerpa semua keraguanku
hingga tak tersisa walau sebutirpun
Tuhan tau, hari ini adalah anugerah kehidupan yang Ia berikan
lakukan pekerjaanmu dan lewati prosesKU…
Tuhan memberikan hari yang penuh harapan bagiku…..
memandang karyaNya….
Anugerah….
Anugerah yang abadi…
Terimakasih Tuhan…..
rintik-rintik hujan dikala hati gundah
membuat rasa semakin tak bermakna
badai pun semakin kuat membuat kabut yang pekat
sehingga mata tak mampu lagi melihat
melihat ada sebuah kisah yang tak tau ujungnya
hidup……….
cinta……….
rasa……..
duka…..
suka…….
semua menjadi bagian yang kuat dan tak terlupakan
ketika hati tertutup bak katup yang takkan terbuka
takkan mungkin bisa bertahan dalam dinding amarah
semua bisa luluh akan hadirnya rasa….
waktu akan menjawab pertahanan amarah…
ketika cinta berubah menjadi benci
ketika benci menjadi cinta
disitulah pembuktian kekuatan cinta dan amarah
namun keduanya tidak akan bisa bersatu
amarah menang bukan berarti kuat
cinta menang itulah arti hidup…..
suatu saat ketika waktu menjawab
semua akan baik-baik saja
kabutpun bisa membahagiakan………
GB =)
Are you truly saved
and born again? I ask you my brother and I ask you my sister. Is it well with
your soul? Is there an inward change. Do you have a true passion -LOVE- for
serving God? Or perhaps you just wear a name tag, bumper sticker, cross bearing
necklace or just place up photos for a sign? Is there an inward change in you
my friend? Do you know you are truly born again? Do you have naked pics on your
site, half dressed, your idols placed on your site or in your room or in your
house?Do you watch ungodly tv shows? If Jesus were to look at your things what
would he find my friend? Do you love Righteousness in serving the Lord Jesus
Christ with ALL of your heart, mind and soul? as it is written? Do you or have
you grown to hate and abhor sin? Ask yourself, please and if you are or not or
dont know…. CRY out to Jesus until God Almighty saves you for real. Lots of
people say o yea Im saved, Im forgiven… I ask you are you really? I care and
I will storm the gates of hell with the word of God and to preach to all people
everywhere. My brother, my sister… time is short get in while you can.
Perhaps you dont want to serve Jesus here but you think when you get up there.
I tell you this, if you dont serve Him here, you indeed will NOT serve him
there for you wont be there…For the gates of hell are enlarging daily….. I
beg of you come to Jesus while there is daylight. Flee the wrath of God to come
while you can. Serve the Lord with a fervent passion…Take up your cross and
carry on…… I tell you this, I work at not being civilized for I have a
fervent passion which means heated passion to serve the God that has the power
to throw me into the pits of hell… If Jesus wants to open the door of your
heart, He will kick the door in! If the word pricks you than it convicts you
and praise God that it still effects your heart. If this is for you I tell you
praise God he is calling you to come……SURRENDER!
From the time when I accepted Jesus Christ in my life, which was two years ago, I surrendered my life totally to Him and Him alone. He is the captain of my ship for I know that He will lead me and I will never be in need if I am with Him. In Psalm 32:8 the Lord said "I will instruct you and teach you in the way you should go; I will counsel you and watch over you." "For I know the plans I have for you" declares the Lord "plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future". For as long as I live I will offer my strength, my life to Him. God bless us always
Setahun yang lalu temanku datang sambil menangis dan
marah-marah ga jelas, aku langsung memeluk dia karena aku tau kalo dia ada
masalah dengan keluarganya.
Kenapa lagi ya???? Pikirku.
Dengan suara yang lembut aku bertanya pada sahabatku ini.
“….
Ada apa lagi sih? Kamu berantem dengan adik, tante, mama, kakak, atau juga papamu?”
Tangisannya langsung terhenti mendengar ucapanku, dan aku
langsung terdiam kikuk ketika melihat tatapannya yang sangat tajam.
“ Ta… kamu kok tau kalo aku lagi ada masalah dengan mamaku?
Kamu punya indera ke6 ya?”
Aku sebenarnya pengen ketawa sekencang-kencangnya mendengar
suaranya yang halus nan lugu itu tapi aku takut dia malah tambah sedih.
Dengan setia aku menenangkan dirinya,
“Fren, bukan satu hari aja aku mengenal kamu, tapi udah
bertahun-tahun. Dan bukan hari ini saja kamu datang sambil nangis-nangis dengan
masalah yang sama ke aku tapi sering. Jadi bagaimana aku ga tahu dengan masalah
yang kamu hadapi…”
Sahabatku ini kembali menangis karena terharu dan aku pun Kan aku ceritanya yang kan lucu….
nyumbang setetes air mataku karena aku tidak mau dia tambah menangis karena
terbawa suasana haru.
menguatkan dia kok malah aku yang nangis
Sahabatku ini, punya masalah dengan kedua orang tuanya
terutama sang mama. Dari kecil dia sudah dititipkan di kampung halaman mamanya
di Tomohon Sulawesi Utara sedangkan kedua orang tuanya ada di Samarinda, 5
tahun yang lalu aku mengenal dia dan dia orang nya sangat rendah hati terhadap
siapapun bahkan denganku dia sangat baik.
Akan tetapi karena sekarang aku sudah bekerja dan juga
kuliah, waktu untuk main-main bareng udah sangat jarang terutama setahun
belakangan ini.
Dia datang ke Kaltim 7 tahun yang lalu waktu dia berumur 16
tahun, dia memang setahun lebih tua dari aku namun kami sangat akrab sekali.
Dan selama 12 tahun dia harus terpisah dengan kedua orang tuanya karena
pekerjaan.
Sejak pertama kali bertemu dia langsung menceritakan semua
masalahnya ke aku, dan yang lucunya dari 5 tahun persahabatan kami, justru baru
setahun terakhir ini aku bisa memberikan… ya, setidaknya kata bijak dari Papa
JC buat dia. Karena dulu aku malah kecewa ama dia, setiap kali ngobrol masalah
keluarganya terus yang diomongin (hehehehehehe,,,,,, Pizzz my Sist’).
Tapi ketika aku mengenal Dia yang memberikan kekuatan
bagiku, semuanya terasa sangat menyenangkan. Menyenangkan bisa memberi sukacita
buat seorang sahabat.
Waktu yang sangat sulit buat dia, ketika dia tinggal di
Samarinda bersama kedua orang tuanya dan mendapati mereka sangat tidak
memperhatikannya.
Ketika dia sakit mereka tidak tau sama sekali dan membiarkan
sahabatku berobat sendiri.
Kecewa… itu terus kata-kata yang diucapkannya, hingga dia
datang dengan penuh kekecewaan 6 bulan yang lalu.
Aku bawa dia kekamarku dan kami berdoa bersama-sama, dia
menangis dan terus menangis. Lalu aku memutarkan lagu Sidney Mohede –Alleluia
to Christ the Lord-dialbum “Better Days” asal tau aja aku paling jago muterin
lagu yang pas dengan suasana hati. Tapi aku muterin lagu itu Cuma iseng aja
karena aku mau belajar buat nyanyi digereja, tiba-tiba aja dia terdiam dan
mulai berkata
“ kalau memang Tuhan ada rencana yang besar lewat semua ini,
bekerjalah. Aku sangat percaya padaMu dan tolong buat aku lebih percaya lagi”
Nah, kalau udah gini ceritanya aku bakal nangis. Aku kagum
dengan dia, dia boleh menerima semuanya kalau itu adalah rencana Tuhan dalam
hidupnya dan terus bertumbuh dalam imannya kepada Tuhan.
Waktu itu aku boleh mengambil banyak pelajaran yang sangat
berharga dari dia, kalau menjalani hidup itu harus penuh dengan ucapan syukur
agar bisa rendah hati menyerahkan kepada Tuhan hal-hal yang mungkin diluar
kemampuan kita.
Oh God, aku masih ingat akan hal itu ga akan pernah
terlupakan. Kadang-kadang kejadian itu sering membuat aku mengeluarkan air mata
karena terkenang akan sosoknya yang sangat luar biasa tabah. Dan aku tau kalo
ketabahan itu ia dapat karena ia berserah sepenuhnya kepada Tuhan Yesus.
Lama kami mengobrol dan dia merasa lebih baik setelah sempat
terdiam beberapa menit sambil lagu itu diputar secara berulang-ulang 3, 4,
mungkin lebih dari 10 kali.
Kemudian dia bertanya padaku…
“ Ta, bagaimana hubunganmu dengan kedua orang tuamu dan juga
saudara-saudaramu?”
“ hidup memang penuh dengan perjuangan teman, mungkin secara
manusia aku ga seberuntung kamu dilahirkan dikeluarga yang punya segalanya,
akan tetapi aku bersyukur karena aku dilahirkan dikeluarga yang mengenal
Kristus. Ya, ketika aku masih belum sunguh-sungguh mengenal Kristus aku orang
nya sangat keras. Dari kecil aku dididik dengan temperamen yang keras sehingga aku
tidak banyak teman, akan tetapi ketika aku masuk dalam komunitas anak-anak yang
menerima bantuan kasih dari Yayasan Bantuan Kasih Indonesia (YBKI) wah…. Aku
mulai mengerti akan kasih dan bisa berteman dengan anak-anak sebayaku waktu itu.
Namun itu tidak cukup untuk mengubah karakter seorang yang telah dibangun dari
kecil. Sampai beberapa tahun yang lalu aku bekerja dan sangat kecewa dengan
kedua orang tua ku karena mereka tidak mendukung aku untuk melanjutkan
pendidikan ku. Dunia rasanya ingin berakhir dengan semuanya itu. Sampai ada rencana
ingin melakukan sesuatu yang sangat ekstrim. Aku datang ke Samarinda dengan
penuh kemarahan dan ketika mau pulang ke rumah aku mengalami sebuah kecelakaan
yang luar biasa ajaib (????) kalau dilihat dari kondisi motorku, penyok ga
berbentuk lagi akan tetapi aku ingat waktu kecelakaan itu, aku yang terjatuh
langsung berdiri dan terus bilang
“ Tuhan Yesus tolong”
Dan luka yang aku alami cukup kecil, hanya tergores dibagian
kaki begitu juga di bagian jari kelingking dan mendapat 3 jahitan. Puji Tuhan,
melalui kejadian itu aku boleh diubahkan dengan teguran kecil Tuhan dalam
hidupku.
Aku pulang dan meminta maaf dengan orang tuaku, dan bisa RAYS MINISTRY .
menerima keputusan mereka bahwa aku bekerja untuk satu tahun setelah itu boleh
melanjutkan pendidikan. Semua telah berlalu, aku diubahkan dan semakin
dikuatkan ketika bergabung bersama teman-teman di
Peperangan rohani yang sangat luar biasa ketika dipakai Tuhan. Karena sebelum
itu aku tidak terlalu perduli dengan keadaan imanku, seperti air yang mengalir
saja tanpa mau berbuat yang lebih. Namun setelah semuanya berubah, Tuhan punya
rencana yang sangat luar biasa dalam kehidupanku. Akan tetapi setelah percaya
kepada Tuhan, bukan berarti semua masalah hilang dan hidup nyaman selamanya.
Tidak!! Justru ketika aku berada didalam kehidupan bersama Tuhan semuanya tdak langsung nyaman,
malah Tuhan memanggil aku keluar dari zona nyamanku. Aku sekarang bekerja
disebuah usaha milik seoarang anak Tuhan dan aku harus membagi waktuku dengan
kuliah dan pekerjaanku. Dan aku ga pernah berpikir kalo akan seperti ini jalur
yang aku ikuti. Sampai rasa bosan yang sangat pun sering aku alami. Memang
pekerjaan ini sangat membantu aku, tapi waktu untuk main-main ama teman-teman
sudah sangat jarang. Tapi Tuhan sangat mengasihi aku, Dia tidak pernah
membiarkan aku terlarut dengan semuanya, Roh Kudus selalu menghiburku dan
menjelaskan padaku bahwa didunia ini memang harus melewati satu demi satu
lembar kehidupan. Ketika aku bekerja ada dua tingkatan yang aku layani, pertama
aku melayani bossku siapa aja dalam lingkup pekerjaanku namun ditingkatan yang
paling tinggi aku melayani Bapa yang telah memberi pekerjaan buatku… Oh Tuhan
terimakasih.dan yang penting dari semuanya, aku bisa menjadi kebanggaan kedua
orang tuaku dan juga keluargaku… gitu fren…… mang nya kenapa ya?
Sahabatku ini termenungdan sedikit malu-malu untuk berbicara
lagi.
“ kamu masih sedih tidak dengan keadaanmu sekarang? “
“ sekarang udah tidak lagi sist’, aku tau kalo seumur hidupku
orang tuaku sayang banget sama aku dan aku sadar setiap langkah kehidupan
adalah anugerah, jika Tuhan mau mengambil salah satunya nanti. Pastikan ga akan ada
penyesalan dibelakang. Hahahahahaha”
Aku tertawa dengan ucapanku, ya aku coba untuk menyindir dia
secara halus dengan ucapan terakhirku itu dan memang benar itu mengena buat
dia.
“ kenapa aku tidak bisa berbuat sesuatu untuk orang tuaku?
Aku selesai kuliah itupun mereka biasa-biasa aja, aku segan mau bicara dengan
mereka…”
“ segan? Separah itukah keseganan mu dengan orang tuamu
sendiri?”
“ bukan begitu Ta, aku bingung mau mulai dari mana, abis aku
ga biasa dengan mereka”
“ udah bertahun-tahun fren? Rasanya aku ga percaya
(ckckckckckck)”
“ mereka berangkat pagi, aku belum bangun. Pulang malam aku gaya hidup seperti itu. Sebenarnya aku dengar aja mereka pulang dan membuka pintu
udah tidur. Selama ini aku banyak berdoa buat mereka supaya mereka berhenti
dengan
kamarku dan bilang met tidur gitu. Tapi aku udah terlanjur merem, malu mau buka
mata. Hehehehehe”
Dalam pikiran ku, ini orang paling aneh hidup didunia. Kalau kan ,
gitu ceritanya
orang tuanya juga perhatian sama dia, tapi karena sudah terpisah lama jadi
butuh waktu untuk menyesuaikan dengan keadaannya. Hah, susah juga ya. Terus aku
nanya ke dia
“ kalau kamu mau apa-apa, misalnya mau shopping atau
jalan-jalan, and sakit gitu… kamu kasih tau ga sama orang tuamu?”
“ ga! Mereka
kan sibuk…”
“ yeeeeeee, sesibuk-sibuknya orang tua pasti mereka lebih
mengutamakan anaknya kaleeeeeeee……. Itu masalah terbesar dalam hidupmu
cuuuuyyyyy. Bagaimana mana orang tuamu keliatan seperti tidak perhatian padahal
memang mereka memang tidak tau apa yang kamu mau karena kamu ga pernah duduk dan
ceritakan ke mereka. Jangan sampai hal ini membuat kamu semakin jauh dari
mereka. Coba deh kamu minta Tuhan berikan kemampuan supaya kamu bisa dekat
dengan mereka tanpa ada tembok pemisah. Karena bagaimana pun keadaan orang tua
kita, mereka tetap orang tua kita…..”
Setelah panjang lebar kami ngobrol tentang orang tua dan
juga pacar ( hehehehehehehehehehehe…) tidak terasa sudah jam 10 malam. Aku
mengantarnya pulang dan dia bilang akan melakukan apa yang telah kami
diskusikan.
Sebulan kemudian dia menelpon aku, dan bilang kalau
hubungannya dengan kedua orang tuanya telah dipulihkan dan aku tidak menyangka kalau
Tuhan akan bekerja secepat itu dalam lingkungan keluarganya. Ya, puji Tuhan
semuanya boleh pulih.
Tapi lama tidak terdengar kabar dari dia, dan akhirnya 3
bulan setelah itu aku mendengar sebuah kabar yang sangat mengejutkan kalau dia
dirawat dirumah sakit Mt.Elizabeth Singapura kalau dia mengidap penyakit Kanker
otak st.4.
Hatiku bagaikan terkena setrum yang sangat hebat. Dan dalam
hal yang sangat kritis tersebut mamanya dengan setia menemani dia. Meskipun
ternyata dia sudah merasakan sakit yang cukup lama dia berusaha tegar dengan
semua itu dan aku kagum akan ketabahannya. Dia pernah bilang ke aku..
“ Ta, kalo suatu saat nanti aku pulang ke
Manado , aku tidak akan melupakan kamu. Kamu
sahabat terbaikku, yang mengerti aku, dan yang selalu memberikan semangat
buatku. Telponin aku, meski aku tau kalo biaya telponmu itu sebenarnya jatah
sebulan (hehehehehehe) tapi aku percaya kamu melakuakannya dengan tulus bukan
main-main. Dan aku senang, meski sibuk kerja dan kuliah, kamu masih mau
dengerin aku ngomong bahkan sampai jam 3 subuh. Maaf ya kalo selama ini aku
ngerepotin kamu. Tapi semua akan berakhir kok, aku ga akan ganggu kamu tengah
malam lagi hanya untuk dengerin celotehanku. Semua ga akan terjadi lagi kok.
Ketika aku pulang nanti, semua sudah baik-baik.”
Aku tersungkur dan berdoa pada Tuhan, “ Tuhan, jangan ambil
dia dulu. Masih panjang misinya didunia ini untuk memperbaiki hubungannya
dengan kedua orang tuanya dan juga saudara-saudaranya”
Namun Tuhan bertindak lain, Tuhan memanggil dia ketika dia
sudah melakukan semua yang Tuhan mau dia lakukan. Kedua orang tuanya sangat
menyesal terutama mamanya, kenapa mereka harus bekerja semua, kenapa dia tidak memprioritaskan kasih yang utama untuk anak-anaknya terutama temanku ini. Padahal papanya
saja bisa bekerja. Dan sampai hari ini mama sahabatku ini masih suka menangis
kalau bertemu denganku dan aku mencoba untuk menenangkan bahwa semua orang
pasti pulang kerumah Bapa. Akan tetapi mama ini sudah berhenti dari pekerjaannya dan menjadi seorang ibu rumah tangga yang sangat mengasihi saudara-saudara temanku ini. Dan kepergiannya membuat hubungan ibu dan anaknya semakin baik . Untuk itu jangan sia-siakan waktu yang ada.
Poin penting yang aku petik dari kejadian ini ialah
- terbuka
dengan orang tua tentang keinginan kita agar mereka tau apa yang kita mau
seperti dengan ortu kita didunia
begitu juga kita terbuka dengan Bapa disurga
- kesabaran
- ketabahan
- mengucap
syukur - dan
perjuangan nya…
My Best Fren……
Berdiri menatap indahnya padang yang berumput
hijau
Segala keindahan ciptaan Tuhan
terlukis disana
Kupu-kupu dan segala yang
berterbangan
Terbang bebas dengan segala
kebebasan yang telah dituliskan untuk mereka
Meski mereka akan mati…
Namun mereka menikmati hari-hari
yang diberikan untuk mereka
Terbang melewati waktu…
Terbang dengan tenang…
Mengepakkan sayap kebebasan…
Ketenangan……
Ya, ketenangan.
Ketika melihat anugerah yang
sangat luar biasa dari Tuhan
Segala ciptaanNya sungguh baik
adanya.
Semua ada masanya untuk
berkarya..
Ada waktu untuk lahir
Ada waktu untuk meninggal
Ada waktu untuk menanam
Ada waktu untuk mencabut
Ada waktu untuk membunuh
Ada waktu untuk menyembuhkan
Ada waktu untuk merombak
Ada waktu untuk membangun
Ada waktu untuk menangis
Ada waktu untuk tertawa
Ada waktu untuk meratap
Ada waktu untuk menari
Ada waktu untuk membuang batu
Ada waktu untuk mengumpulkan batu
Ada waktu untuk memeluk
Ada waktu untuk menahan diri dari memeluk
Ada waktu untuk mencari
Ada waktu untuk membiarkan rugi
Ada waktu untuk menyimpan
Ada waktu untuk membuang
Ada waktu untuk merobek
Ada waktu untuk menjahit
Ada waktu untuk berdiam diri
Ada waktu untuk berbicara
Ada waktu untuk mengasihi
Ada waktu untuk membenci
Ada waktu untuk perang
Ada waktu untuk damai
Halleluyah……
Untuk segala sesuatu ada waktunya
Ketika tiba waktunya nanti….
Waktu yang telah Tuhan tentukan
Semua akan berhenti…
Akan tetapi iman kepadaNya akan
membawa kita kedalam kepenuhan kasihNya
Halleluyah………..
============RAYSER==========
Inspirations = Pengkhotbah 3: 1-15
Ketika
mujizat terjadi
Tak
pernah terpikirkan olehku
Harus
jauh dariMu
Meski
lambat terasa dunia menekan
Hidup
tak hampa karena Kau beserta
Hidupku
di baharui
Ketika
mujizat terjadi
Yang
terbaik kualami
karena
kasih karuniaMu
Meski
badai hidup selalu menekanku
Ku kuat
karena KasihMu
Dan
setiaMu tak kan pernah berlalu
Selamanya
hanya untukMu
Segalanya
milikMu
Seumur hidupku
bagi kemuliaanMu
Ketika mujizat
terjadi…..
Kau buat
semuanya lebih berarti
Jauh sampai
ke relung hati
Kini ku
lebih mengerti
Akan kasih
yang tetap abadi……….
============)(============
mau membentuk kehidupanku agar aku siap untuk menghadapi keadaan itu. Tuhan,
apakah aku mampu? Namun aku yakin jikalau aku sudah berjalan sejauh ini bersama-sama denganMu semuanya tidak akan mustahil. Air mata bisa Kau ubah menjadi bahagia. Ketika aku melihat betapa sukarnya seorang ibu mendidik anaknya, meskipun anaknya tidak membalas kasih yang tulus itu… Ia tetap mengasihi bahkan dia mampu mengasihi anaknya hingga terluka. Begitupun aku melihat kasih Tuhan Yesus untuk setiap anak-anakNya. Ketika aku mengecewakanNya, Dia bahkan menegur dengan kasihNya Tuhan berikan aku pemahaman yang tepat untuk kejadian ini. Aku diperhadapkan disebuah kisah yang membuat aku harus berpikir bijak. Tuhan kenapa aku yang mengalami keadaan ini? Aku terus bertanya seperti itu Dan pernah juga aku meminta kepada Tuhan agar aku diberikan kupu-kupu yang indah Namun mengapa Ia malah memberikan ulat bulu? Kemudian aku meminta sekuntum bunga yang indah Namun ia malah memberikan kaktus berduri kepadaku. Tuhan……
aku mohon jangan buat hidupku seperti ini… Namun, Roh Kudus terus menguatkan aku sehingga aku mengerti bahwa ulat bulu ujung-ujungnya akan menjadi kupu-kupu… Dan aku harus memulai kehidupan rohaniku bersama-sama denganMu Saat ini aku masih seperti ulat bulu rohani yang terus bertumbuh dan pada akhirnya akan menjadi kupu-kupu Yang harus melewati tahap demi tahap Karena Tuhan telah menciptakan aku untuk terbang dan perlu proses yang membutuhkan waktu, kesabaran, dan banyak kasih karunia. Kaktus yang diberikan ternyata bisa berbuah manis, meskipun berduri dan penuh dengan kesakitan jika tersentuh. Namun Tuhan adil sehingga kaktus itu bisa memberikan manfaat bagi setiap orang dalam ketandusan… Aku ada dilingkungan ku sekarang bukanlah sesuatu hal yang kebetulan Namun itulah rencana Tuhan untukku Ketikakehidupan ku diubahkanNya, banyak kejadian yang aku alami bersama-sama dengan Dia. Baik itu kejadian yang menguatkan bahkan juga kejadian yang butuh kerendahan hati
untuk menerima segala keputusan dari Bapa terkasih. Diwaktu malam yang pekat Dia dengan setia memberi harapan yang nyata bahwa didepansana ada terang yang benderang. Berjalan bersama dengan Dia sangat berat…… Berat karena aku mengandalkan kekuatanku sendiri… Namun lain halnya ketika aku menyerahkan segalanya kedalam tanganNya yang penuh dengan kuasa. Meski waktu akan berlalu namun kasihNya tidak akan berlalu dengan sia-sia Dan masa depanku, kuserahkan sepenuhnya kedalam tangan kuatNya karena aku tidak mau
kehidupan ku berlalu dengan sia-sia.. Aku mau supaya semua berakhir dengan segala kebanggaan akan Bapa dalam kehidupanku. Tuhan, terimakasih atas kepercayaan yang sangat luar biasa ketika aku harus melewati hari-hari bersama ibu terkasih itu. Aku boleh merasakan betapa tidak mudahnya merawat seorang anak yang tidak taat, tidak bisa memperlihatkan kasih untuk sang ibu… Bahkan kasih seorang ibu kepada anak-anaknya sangat besar bahkan ia bisa mengasihi hingga terluka. Tuhan, tidak banyak yang aku bisa berikan untuk ibu.. Aku hanya bisa membantu dia melalui doa-doa yang aku ucapkan disetiap waktuku. Bahkan ketika aku memikirkan perasaan ibu ini, aku teringat akan ibundaku terkasih.. Mungkin juga perasaannya sama seperti ibu terkasih ini. Ketika aku mau kuliah dan dia berkata “anak, ibu tidak sanggup untuk membiayai kuliahmu kalau kamu mau kuliah. Bekerja saja karena kamu juga sudah punya pekerjaan.” Dengan sangat lancang tanpa memikirkan isi hatinya yang mungkin saja terluka waktu itu, aku tetap bersikeras untuk melanjutkan kuliahku… Tuhan, jika waktu itu aku berdosa, maafkan aku. Aku mengerti saat ini akan firman yang terus menerus mengajarkan aku akan
pentingnya taat kepada oang tua ( AMSAL 1:8 ) dan banyak lagi referensi
firmanMu agar aku taat terhadap mereka. Tapi, aku bersyukur ketika semua sudah terjadi aku boleh diubahkan oleh keadaan hidup ini. Tuhan bahkan tidak segan-segan memakai aku untuk menjadi pelayanNya Dan suatu anugerah yang sangat luar biasa buat hidupku karena diberikan suara yang baik untuk memuji Dia. Tuhan, apaun itu aku ingin terus belajar memahami arti hidupku ini Agar aku bisa menjadi seorang anak kebanggaanMu begitu juga untuk kedua orang tua ku terkasih bahkan untuk ibu terkasih itu. Yang menguatkan aku selama ini adalah doa-doa dari orang tuaku bahkan dari ibu terkasih itu. Tidak terasa sudah setahun ini aku bersama-sama dengan beliau. Hanya satu yang Tuhan mau aku lakukan untuk beliau ialah menjadi seorang pendengar yang baik dan mampu untuk menghiburnya dalam waktu-waktu yang sulit ketika ia mendidik anaknya. Tuhan terimakasih kalau aku boleh ada dilingkungan ini, itu bukan suatu kebetulan namun itu semua karena rencanaMu. Mungkin suatu hari ketika aku tidak lagi bersama-sama dengan ibu itu, dia akan tetap mengingat aku. Tuhan, berikan kekuatan untuk dia agar dia tetap mampu menerima semua keadaan yang dia alami. Aku dalam kehidupan yang telah dianugerahkan bagiku akan tetap berjuang bersama Tuhan. Berjuang agar tidak menjadi ekor melainkan kepala Berjuang agar tidak jatuh dan jatuh lagi Berjuang agar kegagalan bukan menjadi penghalang menuju kesuksesan Berjuang agar imanku terus bertambah kepada Tuhan Yesus Kristus.. Berjuang untuk menjadi generasi pengubah… Mengubahgenerasi ini agar menjadi generasi yang mencari wajah Allah Waktuakan menjawab semua… Bahwabersama Tuhan, tidak ada yang mustahil Akantiba waktunya untuk menuai jiwa-jiwa Ibuyang kehilangan anaknya akan mendapatkan nya pulang dengan kegembiraan yangsangat luar biasa… Istri-istriyang kehilangan suaminya karena dosa akan mendapatkan kebahagiaan Anak-anakyang merindukan kasih orang tua akan mendapatkan kasih yang abadi.. Surga akan berpesta bersama-sama mereka Menyatakan bahwa kuasa Tuhan lebih besar daripada setiap masalah-masalah didunia Dan dunia tidak akan mampu membendung sukacita itu.. Tuhan punya waktu untuk semuanya itu, Dan prosesnya lah yang akan menentukan semuanya.. Sesungguhnya, tak seorang pun benar-benar datang dalam kepenuhan janjiNya Hingga aku lalui kepompong maut menuju kerajaanNya yang sempurna. Dia mau aku hidup dengan penuh rahmat dalam kondisi ulat bulu, dan menjadi seorang wanita seperti yang dikehendakiNya… Dan maju terus menuju janjiNya ketika aku akan terbang nanti.. Tuhan tidak diam!!!!! Dia melakukan nya untuk ku dan semua orang..
AKHIR YANG INDAH
Kisah hidup Ovi kecil sangat miris untuk dibayangkan. Ia dilahirkan disebuah desa yang sangat jauh dari keramaian saat itu. Dengan keadaan keluarga yang sangat sederhana, seorang bayi perempuan lahir dengan tubuh yang mungil. Keluarga bekerja keras membanting tulang demi membeli sebungkus susu bubuk dan pada saat itu sangat susah didapat bahkan harganya sangat mahal untuk ukuran keluarga itu.
Waktupun sangat cepat berlalu, Ovi kecil pergi ke sekolah minggu dengan baju jahitan sang mama. Ovi sebenarnya malu mengenakan baju yang dijahit oleh mamanya, karena kain bajunya didapat dari sisa-sisa kain jahitan tetangganya. Tapi namanya anak kecil tidak menjadi masalah besar untuk anak seumurnya. Ovi kecil seorang anak yang sangat pemalu, sehingga membuat dirinya sulit untuk bergaul dan tidak banyak memiliki banyak teman. Hari-harinya ia lewati bersama sang nenek yang sangat setia menjaganya ketika kedua orang tuanya bekerja diladang.
Ovi kecil sangat disayang oleh keluarganya, akan tetapi ketika usianya menginjak 7 tahun semua mulai berubah. Ovi kecil tidak mengerti ketika kakinya dipukul menggunakan rotan oleh ibunya. Suatu hari, ovi yang baru berusia 7 tahun diminta oleh ibunya untuk mengangkut air dari sungai yang berada tepat dibelakang rumah kira-kira 50m. Dengan tergesa-gesa, Ovi yang sedang bermain-main dengan anak tetangganya berlari kerumah setelah mendengar mamanya memanggil berulangkali. Setelah sampai dirumah Ovi langsung dipukul oleh mamanya.
“Ma, kenapa Ovi dipukul? Ovi kan cuma bermain dengan Ani sebentar…”
Tak sanggup berkata lagi karena kesakitan ovi hanya menangis.
“Mama kan sudah panggil Ovi berkali-kali, kalau dipanggil harus cepat-cepat datang! Memangnya telingamu kamu letakkan dimana??!!”
Dengan langkah yang terpatah-patah, kaki yang penuh dengan bekas pukulan dan mata yang masih bengkak, Ovi pergi mengangkat ember dan bergegas kesungai.
Waktu terus berputar, ketika usia Ovi mulai beranjak dewasa, tidak terasa Ovi akan segera menanggalkan seragam merah putihnya dan akan segera memakai seragam SLTP.
Memang, sangat butuh perjuangan bagi hidup Ovi, ketika ia ingin melanjutkan pendidikan. Dana untuk mebiayai sekolahnya saja tidak ada, karena kakaknya Joseph sedang duduk dibangku SLTP kelas 2. Akan tetapi Ovi bersikersas ingin terus bersekolah.
Hari minggu pagi Ovi bergegas mandi dan berangkat ke gereja. Digereja Ovi yang masih mencari-cari jati dirinya berusaha untuk selalu dekat dengan Tuhan. Hari itu Pendeta berkotbah tentang hal kekuatiran. Dan ada satu ayat yang melekat dihati Ovi yakni Filipi 4:13 “segala perkara dapat ku tanggung didalam Dia yang memberi kekutan kepadaku”. Inilah permulaan perjuangan Ovi yang sesungguhnya. Ketika imannya mulai ditempa, kehidupannya perlahan-lahan diubahkan oleh Tuhan. Ketika ia mulai mempelajari Alkitab, sifat pemalunya diubahkan. Hikmat dan kepintaranpun ia terima dari Tuhan, sehingga sekolahnya digratiskan. Dirumah, Ovi sangat akrab dengan kakaknya Joseph, setiap sore Ovi selalu dibantu kakak lelakinya memasak.
“Kak, gimana disekolah hari ini?”
Ovi mencoba bertanya kepada kakaknya yang sangat pendiam.
“Baik-baik aja”.
Itulah sepintas kata-kata yang keluar dari mulut kakaknya. Setelah selesai memasak, mereka bernyanyi-nyanyi dibelakang rumah.
Bulan desember tahun 2002, merupakan bulan yang sangat berarti bagi Ovi. Inilah pertama kalinya ia bergabung dalam persekutuan pemuda gerejanya. Bersama sang kakak Joseph, ia berada digereja sepanjang hari itu untuk mendekorasi gereja karena sebentar malam akan diadakan perayaan Natal Yesus Kristus kaum muda gerejanya. Dalam hati, Ovi menyimpan Tanya
“ Kok aneh ya, kakak tumben-tumbennya ga pemalu. Ikut ngedekor gereja bareng teman-teman yang lain. Trus rajin banget lagi”.
Dalam hati, Ovi terus bertanya. Memang tidak biasanya Joseph mengeluarkan kalimat-kalimat yang lucu sehingga membuat sahabat-sahabat gerejanya tertawa.
“Seph, makan apa kamu hari ini? Kok dari tadi aku dengar kamu tuh ngomong terus! Ga ada matinya?”
ejek Irwan salah seorang temannya.
“ ih kalian ini bisa aja. Memang aku jarang-jarang mau ngomong dengan bahasa manusia”
teman-temannya kembali menertawakan omongannya.
“ lho beneran, jangan diketawain. Inikan mau akhir tahun, siapa tau tahun depan kita ga sama-sama lagi dan siapa tau aku akan pergi jauh”.
Sambil tersenyum kecil sahabat-sahabatnya berlalu darinya.
Natal telah berlalu, tahun baru yang seharusnya menjadi sebuah pesta yang menyenangkan dan sangat meriah didesanya Ovi, namun ia harus melewati tahun baru dirumah sakit. Joseph harus dirawat dirumah sakit karena menderita penyakit malaria. Sebelumnya setelah Natal Joseph sempat mengeluhkan sakit kepalanya yang sangat luar biasa sakitnya kepada Nela kakak tertua mereka.
“ Kak, kok kepala ku sakit sekali ya? Padahal saya sudah minum obat sakit kepala, tapi tidak sembuh juga”
“Ya, coba minum lagi sampai obat nya habis, kalau besok belum ada perubahan kita ke puskesmas”.
Ujar Nela menenangkan Joseph.
Keesokan paginya, Nela dan Joseph berangkat kekota untuk memeriksakan kesehatan Joseph. Ovi yang lagi asyik bermain Volley dipanggil oleh mamanya. Bergegas ia berlari menuju rumahnya yang tidak jauh dari lapangan bola volley.
“ kenapa Ma? Mana kak Joseph?”
“ kakakmu disuruh nginap dirumah sakit……”
tiba-tiba air mata mamanya keluar begitu saja.
“ Ma, ada apa dengan kak Joseph? Apa yang terjadi Ma?”
“ Kakakmu terserang malaria tropica, sekarang ia tidak bisa melihat lagi. Kondisinya pun sangat lemah dan dia sudah tidak sadar lagi.”
Otot-otot tubuh Ovi langsung lemah mendengarkan perkataan sang Mama.
“ Tuhan……. Akankah secepat ini Engkau memanggil kakak? Tuhan….. berikan kekuatan buat kami semua menghadapi semua ini.”
Itulah yang ada dalam pikiran ovi setelah mengetahui kalau kakaknya sudah tidak sadarkan diri. Ovi seakan-akan tidak percaya akan apa yang terjadi karena baru kemarin Joseph bersama Nela kekota untuk berobat, akan tetapi kondisinya sudah sangat lemah. Baru kemarin Ovi membuat makanan spesial untuk kakaknya dan Joseph sangat lahap menyantap makanannya, dan baru kemarin Joseph berkata ke Ovi,
“ De, kamu harus rajin belajar. Jangan seperti kakak ini yang harus putus ditengah jalan, tapi kakak berhenti sekolah tadi karena kakak kasihan sama Ayah bekerja sendirian dikebun. Tahun depan kakak akan mencari kerja dan kakak janji akan membiayai sekolahmu sampai kamu masuk kuliah nanti. Ya??”
Ovi semakin sedih ketika mengingat perkataan kakaknya. Tak berapa lama Ovi dan Mamanya berangkat kekota menggunakan angkot. Sesampainya dirumah sakit, Ovi terdiam didepan kamar yang bertuliskan ruang isolasi. Dalam keadaan yang sangat menekan ini, Ovi yang sudah berusia 15 tahun mencoba untuk tegar. Ovi selalu berdoa meminta mujizat dari Tuhan. Dalam hening malam dirumah sakit, Ovi menatap wajah kakaknya terbaring tak sadarkan diri, tepat jam 12 malam Joseph mengeluarkan kata-kata.
“ Ovi, kamu dimana?”
Ovi kaget mendengar suara kakaknya yang terdengar sayup-sayup namun terus memanggil namanya.
“ Kenapa Kak? Kakak udah sadar ya? Kakak mau apa?”
“ Vi, Malaikat-Malaikat Tuhan lagi menari dan bernyanyi di atas awan. Pakaian mereka sangat berkilau. Aku mau ikut mereka, nanti kamu yang jagain Mama, Papa, dan ponakan-ponakan kita ya. Kamu harus menjadi orang yang sukses terutama untuk Tuhan.”
Ovi mulai mengerti kalau kakaknya akan meninggalkan mereka untuk selamanya. Dengan berlinang air mata ia terus mendengarkan perkataan kakaknya yang lagi bercerita dengan Tuhan Yesus dalam alam bawah sadarnya.
Tidak terasa sudah 2 minggu Joseph dirawat dirumah sakit tanpa menunjukkan perkembangan yang berarti, tapi yang membuat hati keluarganya bersyukur karena dia terus bercerita tentang kemuliaan Tuhan.
Sabtu itu, Ovi meminta ijin untuk pulang ke desa karena ia merasa kurang sehat dan bermaksud ingin beristirahat 1 hari saja dirumah. Dirumah, teman-teman bahkan tetangga dan handai taulan datang menanyakan kabar Joseph.
“ Vi, gimana kabar kakakmu? Apa ada perkembangan kesehatannya?”
Dengan sabar Ovi menjawab pertanyaan mereka satu per satu.
Malam minggu itu Ovi sangat lelah, sehingga ia malas untuk mengikuti ibadah Persekutuan pemuda dan remaja. Ovi tidur lebih awal, jam 7 malam ia sudah tidur. Jam 9 malam ia terbangun dan sulit untuk tidur lagi, akhirnya ia memilih untuk berbaring diatas sofa sambil menonton. Sekitar jam 9:30 nya ada orang yang mengetuk-ngetuk pintu rumah.
“ Ovi, tolong bereskan rumah……….”
Bapak itu terdiam.
“ kenapa pak?”
“ Joseph telah dipanggil Tuhan, jam 9 tadi…”
Langsung saja Ovi yang tadinya berdiri lansung terduduk mendengar kata-kata dari bapak itu. Selang beberapa waktu, sekitar 3 jam jenasah Joseph sudah terbaring terbujur kaku dihadapan warga desa yang datang melayat pada malam itu.
“ Kami tidak menyangka kalau anak ini sakit dan sudah dipanggil Tuhan. Rasanya baru beberapa hari yang lalu saya melihat dia membantu ayahnya diladang.”
Ujar salah seorang warga.
Memang kepergian Joseph sangat berpengaruh bagi keluarga yang ditinggalkan. Mamanya sangat sensitif dengan keadaan yang membuatnya mudah emosi. Akibatnya, sering terjadi kesalah pahaman diantara anggota keluarga.
Tiga tahun telah berlalu, Ovi sudah berhasil menyelesaikan pendidikan SMA dikota. Ketika Ovi mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, orang tua Ovi terutama mamanya kurang setuju dikarenakan tidak ada biaya. Ovi mencoba untuk menenangkan dirinya dan terus berdoa mencari jalan keluar dari Tuhan, Ovi juga berpuasa dan berdoa agar Tuhan memberikan yang terbaik dalam kehidupannya.
“ Tuhan, semua memang mustahil bagiku. Tapi bersama Engkau tidak ada satupun yang mustahil. Aku sudah sampai disini, ini semua karena Engkau. Buat kuat dan mampuku tapi karena Engkau.”
Ovi terus berdoa agar ada jalan keluar. Dengan tenang Ovi kembali mengutarakan keinginannya.
“ Ma, Ovi ingin sekali merubah keadaan kita ini, Ovi mau kuliah supaya nantinya bisa bekerja ditempat yang lebih baik”
“ Vi, mama sebenarnya tidak ingin masa depan kamu suram seperti keluarga kita saat ini. Tapi kamu sendiri tahu keadaan keluarga kita sekarang sangat kekurangan.”
“ Ma, Ovi cuma mau dengar dari Mama kalau saja Mama setuju Ovi kuliah. Coba Mama pikir, dari SD sampai SMA Ovi sekolah pasti pakai biaya, darimana semua biaya yang kita pakai selama ini kalau bukan dari Tuhan? Ovi mau bilang sama Mama kalau biaya yang Ovi perlu pasti ada. Asalkan percaya kalau Tuhan akan kasih buat kita dalam waktu yang dekat ini Ma.”
Mamanya langsung terdiam dan mengangguk tanda setuju. Beberapa hari kemudian mujizat nyata terjadi dalam keluarga Ovi. Seorang anak Tuhan datang kerumah dan membeli barang-barang antik milik Mamanya. Memang keluarganya memiliki banyak barang-barang antik yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Bibir Ovi tersenyum melihat betapa besarnya Tuhan bekerja dalam waktu yang sangat menentukan masa depan Ovi.
Setelah beberapa hari berada di kota, sambil mempersiapkan kuliah. Ovi mengikuti kegiatan sebuah gereja yang sangat bersemangat dalam pelayanan.
Selama beberapa bulan bergabung dikomunitas gereja itu, kehidupan Ovi terus diubahkan. Semangat pelayanan terus bertumbuh seperti ayat Alkitab Roma 12:11.
“ De, istirahat juga ya. Jangan terlalu maksa, kakak lihat kamu sangat lelah.”
Tegur John ketua pemuda gerejanya. Ovi hanya tersenyum mendengar kata-kata John.
Kehidupan Ovi penuh dengan sukacita. Apalagi sekarang keadaan ekonomi keluarganya mulai pulih, kuliahnya hampir selesai dan pelayanannya terus menerus dipakai oleh Tuhan secara luar biasa sebagai seorang penyanyi dan pencipta lagu rohani. Bersama rekan-rekan gerejanya, mereka melakukan pelayanan didaerah, luar daerah bahkan luar kota.
Selama setahun, banyak jiwa diselamatkan. Banyak orang percaya kepada Tuhan melalui kesaksian hidup anak muda dimana Ovi beribadah.
Suatu hari,
“ Ovi mau ga temenin aku makan siang?”
pinta Chandra teman sepelayanannya.
“ Eem… dalam rangka apa nih? Tumben-tumbennya tidak ada angin tidak ada hujan, tidak ada badai..”
canda Ovi.
“ Jangan gitu dong….. aku kan cuma pengen makan siang ama kamu!”
Balas Chandra.
Hari itu terlewati dengan penuh sukacita. Ovi yang diam-diam ditaksir oleh Chandra akhirnya menerima Chandra sebagai kekasihnya.
“ Ovi, aku sebenarnya sudah mengagumi kamu. Tiap hari pelayanan kita sangat berarti buat aku. Selain pelayanan, aku sangat senang dan selalu bersemangat jika kamu ada didepanku, ketika aku memandang wajahmu ada sukacita yang aku terima.”
Wajah Ovi memerah mendengar perkataan Chandra yang mengaguminya. Sudah hampir setahun Ovi menjalin kasih bersama Chandra, keluarga dan teman-teman sepelayanan mereka sangat mendukung pelayanan dan jalinan kasih Ovi dan Chandra. Acara pertunanganan pun dilaksanakan, dan semua kerabat menghadiri acara tersebut, akan tetapi seusai acara pertunangan itu, Ovi tiba-tiba terjatuh.
“ Ovi, kenapa? sayang… kamu baik-baik aja kan?”
Chandra langsung memapah tubuh Ovi yang tiba-tiba sangat lemah.
“ Aku baik-baik aja, mungkin aku hanya lelah, mempersiapkan acara ini. Aku cuma perlu istirahat.”
Dua hari sudah Ovi terbaring lemah dirumah. Dan dengan setia Hendra datang menemani Ovi. Malam itu perasaan Ovi sangat kacau, tubuhnya melemah seiring berputarnya jarum jam.
“ Tuhan……”
dengan penuh kesakitan Ovi merintih dalam doanya.
“ Tuhan…. Tuhan… apa yang Engkau ijinkan terjadi dalam hidupku ini? Jika Engkau mau aku kembali padaMu saat ini, aku minta waktu sebentar, masih banyak pelayanan yang belum selesai. Beri waktu untukku Tuhan.”
Akhirnya Ovi bisa tertidur dengan tenang malam itu.
Keesokkan paginya Ovi merasakan kekuatan baru dalam dirinya. Lalu ia memutuskan ke Dokter tanpa ditemani siapapun. Setelah selesai pemeriksaan, dokter menatap iba kepada Ovi.
“ Dok, apa yang membuat saya cepat lelah dan sakit bagian tulang belakang saya?”
Dokter terdiam, lalu mengeluarkan kata-kata,
“ Mbak, saya minta maaf kalau saya harus mengatakan yang sebenarnya, sudah banyak pasien yang datang dengan keluhan yang sama. Tapi, percaya akan mujizat saja mbak. Karena anda mengidap kanker tulang belakang stadium akhir……”
ucap dokter dengan hati-hati.
“ Ooohhhh Tuhan…… kalau ini cara yang Engkau mau aku kembali padaMu, terimakasih..”
Dengan hati yang sangat berat, Ovi melangkahkan kakinya keluar dari ruangan pemeriksaan. Meskipun keadaannya seperti itu, Ovi masih mampu untuk mensyukuri keadaannya.
Dengan sisa kekuatan yang ada pada dirinya dan Tuhan memang baik menyertai hari demi hari yang dilewati untuk melakukan pelayanannya yang dipakai Tuhan secara luar biasa dan ia menjalani hari-harinya dengan penuh perjuangan. Pelayanannya benar-benar menjadi berkat. Selesai sudah program dan jadwal pelayanan yang telah dibuat oleh Ovi. Malam itu,
“ Sayang……”
sapa Hendra pada kekasihnya yang terlihat sangat lelah.
“ Sayang, bagaimana pelayananmu, udah selesai ya?”
“ Udah, tinggal siap-siap untuk pulang aja lagi. Aku udah siap, kamu siap ga?”
“ Maksudmu apa?”
Chandra sedikit penasaran dengan perkataan Ovi, namun ia tidak terlalu memikirkannya.
“ Gimana tentang hubungan kita ini? Kan programmu sudah selesai, aku juga sebentar mau cuti….”
Ovi langsung menyela pembicaraan Chandra,
“ Sayang… aku sangat mengasihi kamu, seutuhnya aku ingin menjadi pendamping hidupmu. Kita harus terus berdoa biar rencana Tuhan saja yang terjadi.”
Kata-kata Ovi semakin membuat Chandra bingung.
Pagi itu, Ovi duduk dimeja kerjanya mengambil buku catatan pelayanannya yang tebal. Buku itu berisi program dan jadwal pelayanannya yang sangat padat. Hingga 3 tahun pelayanannya setelah ia benar-benar bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus, ia menatap foto keluarganya yang sudah dipenuhi kasih karunia Allah, melihat buku hariannya dari kecil dan mendapati foto Joseph kakaknya yang telah dipanggil oleh Tuhan ketika berumur 18 tahun. Betapa ia butuh perjuangan yang sangat besar untuk bisa menyelesaikan pendidikan sampai pada saat ia dipakai sebagai pelayan Tuhan secara luar biasa.
“ Tuhan….. terimakasih”
ucapnya berkali-kali.
Hari itu, Ovi mengunjungi seluruh keluarganya begitu juga dengan sahabat-sahabatnya. Dengan tertatih-tatih ia melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah. Dirumahnya akan diadakan ibadah yang menjadi rutinitas gereja. Ovi mandi, dan pada malam itu ia memakai gaun terindah yang ia miliki, seakan-akan ia tahu jikalau inilah saatnya ia dipanggil oleh Bapa disurga. Sebelum ia keluar dari kamar, ia membereskan semua pakaian-pakaiannya. Semua buku-buku dibiarkan berada diatas meja dan ada sebuah tulisan dalam secarik kertas,
“ mudah-mudahan bisa menjadi berkat! Amin.”
Ovi keluar dari kamanya dan langsung menjadi sorotan keluarganya.
“ Vi, mau pesta dimana? Kok pakai gaun?”
Tanya mamanya.
“ Ovi mau pesta disurga Ma. (hehehehehe… sambil tersenyum kecil).”
Ovi tersenyum sambil menahan sakit dan ia berusaha untuk terlihat bugar.
“ Lho, yang, kamu kok pakai gaun? Kamu terlihat tambah cantik deh…”
Chandra memuji kekasihnya yang sangat cantik malam itu.
Jemaat dan kerabatnya sudah berkumpul dirumah. Ibadah juga sudah dimulai. Ovi kelihatan tidak tenang karena tubuhnya sangat kesakitan selama ibadah, dia mengikuti ibadah antara sadar dan tidak. Ketika ia dimintai untuk mnenyampaikan kesaksiannya Ovi langsung teesadar.
“ Shalom… puji Tuhan. Saya bersyukur malam ini sangat tepat diadakan ibadah dirumah kami, karena ini terakhir saya akan beribadah. Saya akan pulang dan kepulangan saya…..”
Banyak jemaat yang tidak mengerti dengan ucapannya.
“ Sekarang sangat tepat, program saya sudah selesai dalam pelayanan, keluarga saya sangat diberkati dan diberi damai sejahtera. Chandra yang sangat mengasihi saya, semoga Tuhan memberi kekuatan buat dia…”
setelah selesai berkata-kata, Ovi terduduk diatas sofa. Dalam hatinya ia berdoa…
“ Tuhan….. sudah selesai. Ambillah aku, bawaku menghadapMu. Aku sudah siap.”
Tiba-tiba tubuh Ovi rebah diatas sofa dengan penuh kedamaian, sambil memegang tangan kanan kekasihnya Chandra. Chandra kaget melihat kondisi kekasihnya yang terbujur kaku didepannya. Chandra tidak percaya akan semua perkataan kekasihnya diakhir-akhir perjumpaan mereka kalau ia akan pulang kerumah Bapa disurga, kenyataan yang terjadi membuat Chandra belum bisa percaya kalau Ovi telah meninggalkannya untuk selama-lamanya.
“ Sebenarnya Ovi sakit apa Ma?” Tanya Chandra kepada mamanya Ovi.
“ kami juga tidak tahu, karena selama ini dia sangat sibuk dengan pelayanannya, dan dia tidak ada mengeluh sakit kecuali waktu dia sakit kemarin.”
Nela keluar dengan membawakan sebuah hasil pemeriksaan yang mengatas namakan Joy Lovirismas dengan hasil yang sangat mengejutkan yaitu ‘kanker tulang’
Kepergian Ovi benar-benar meninggalkan kenangan yang indah. Ia meninggalkan cinta dan kasih kepada orang-orang sekitarnya. Meninggalkan karya yang terindah dari Tuhan untuk umat manusia melalui syair dan bait demi bait lagu ciptaannya. Meninggalkan harapan bagi Chandra yang ingin menjadi pendamping hidupnya. Ovi memang sudah pulang lebih awal kerumah Bapa, namun teladan dirinya benar-benar menjadi berkat bagi orang-orang yang mengenal dirinya. Lagu terakhir yang didengarnya dan sangat menguatkan imannya, karya C.D Frey
Kutahu Yesus sayang padaku
Walau rambutku seputih salju
Walau mataku redup
Ia tetap memintaku ‘tuk percaya padaNya
Walau langkahku begitu lamban
Bergandengan tangan denganNya
ku ‘kan berjalan
Maju terus,
tak peduli apa yang ‘kan datang
Ia besertaku memimpin jalanku
Kala malam gelap dan panjang
Dalam hatiku Ia taruh sebuah lagu
Ia berkata padaku dengan suara yang jernih
“ Janganlah takut, Aku didekatmu,”
Kala tugas ku dibumi selesai
Dan kemenangan hidup t’lah kuraih
Ia ‘kan membawaku pulang keatas sana
Masuk dalam kepenuhan kasihNya…….
Kepergian Ovi bukan akhir dari pelayanan anak-anak Tuhan. Kepergiannya di usia 24 tahun memang sangat disayangkan, akan tetapi itulah rencana Tuhan dalam setiap kehidupan manusia. Orang akan tahu betapa besarnya pekerjaan seseorang ketika ia sudah tidak ada dalam lingkup itu. Tuhan punya rencana yang sangat besar dalam setiap pribadi manusia. Ketika Tuhan mau memakai seseorang untuk menjadi pelayananNya, Tuhan tidak melihat latar belakang seseorang untuk dipakai secara luar biasa. Akan tetapi Tuhan melihat betapa besar kemauan dan kesiapan seseorang untuk mau dipakai. Akhir yang indah sebuah kehidupan bukan saja ketika kita sukses sampai tua dan tidak bisa apa-apa lagi, tapi ketika kita sukses mempertahankan iman kita kepada Tuhan sampai dimana Tuhan mau.
Inilah akhir yang indah bagi Ovi….
Created by: TATA NOVELTI
Inspiration bersama Tuhan dan kehidupan seorang anak Tuhan yang sempat aku kenal baik
Ini cerpen atau novel aq ga terlalu paham tapi inilah satu-satunya cerita yang sudah aq ketik. Butuh waktu 6 bulan lebih untuk menyelesaikannya. Aq mulai membuat tulisan ini tgl 21-12-2007 yang lalu, persis kenapa sampai ada ide ini aq dah lupa.
Tapi Cuma satu yg aq rindukan kalau ini bisa menjadi motivasi buat siapa aja.
Sekarang aq lagi mau menyelesaikan satu tulisan lagi, untuk sementara aq kasih judul.
“TUHAN MAU AKU BISA”
Sebenarnya ada 10 cerpen yang udah aq tulis, tapi untuk ngedit and ketik ulang…
Sepertinya belum ada waktu…
PliZzz… doain aq supaya tetap semangat untuk menulis..
Gbu all….
Tahun 2007-2008
Setiap hari terasa istimewa
ketika aku berjalan bersama-sama dengan Tuhan
Pekat, pilu, tangis, bahagia lebur jadi satu
menjadi sebuah pengakuan akan kebesaranNya
Waktu terus berputar…..
Menyisakan segala macam perasaan
Tuhan, waktu ini sangat cepat berlalu
Kala aku merasa sukar, Engkau datang dengan penuh dengan
jawaban terbaik
Ketika aku diperhadapkan dengan hari yang sulit bagiku
kasihMu mengubah hati yang hancur
satu persatu Engkau bentuk lagi
Tak peduli seberapa hancurnya
Aku pernah risau dan marah
Akan kehidupan yang ini
Ketika itu aku meminta seekor kupu-kupu yang paling indah
Namun Engkau memberikan padaku seekor ulat
Kembali aku meminta sebuah bunga yang paling indah
Namun Engkau memberikan aku sebuah kaktus berduri
Tuhan, mengapa semua terjadi dalam hidupku??
Namun, aku mulai menyadari betapa kasih yang Engkau
berikan
Adalah kasih tanpa batas, kasih yang kekal.
KasihMu membuat aku semakin mengerti
Bahwa ulat yang Engkau berikan akan menjadi seekor
kupu-kupu terindah yang pernah aku lihat..
Dan kaktus itu berbunga dan berbuah ditengah-tengah
tandusnya dunia ini.
Tuhan…. Terimakasih untuk semuanya
Aku siap menjalani hari demi hari bersama denganMU
Karena aku percaya rencanaMU adalah rencana yang indah
pada waktunya
Inilah perjalanan iman bersama denganMu
Thank You Lord….
ketika aku harus memilih……
kehidupan terasa sangat lambat berputar
aku harus merasakan satu demi satu kebahagiaan dan kesedihan hidup…
ketika aku harus memilih….
banyak hal baru yang aku rasakan
terkadang…..
aku bertanya pada diriku,
"jiwaku…… apakah aku bisa?"
ketika aku harus memilih….
banyak hal yang sangat terdalam yang terlewati…
membuat aku sangat lemah..
ketika itu aku sangat membutuhkan uluran tanganNYA
Tuhan………….
jiwaku haus akan Engkau………
Tuhan…………….
bukan diriku yang memilih Engkau
tapi Engkaulah yang memilih aku…..
aku tahu, waktu ini tidak akan lama
semua pasti indah pada waktunya…
sampai kakiku ini tak mampu lagi untuk melangkah….
Engkau tetap setia…
sampai nanti mulutku berhenti berucap…
Engkau akan tetap setia….
sampai nanti mataku tak mampu lagi melihat
Engkau akan tetap setia…
Tuhan……….
terima kasih buat kasihMU yang tak pernah berhenti mengasihiku….
aku percaya…..
Tuhanku lebih besar dari masalah yang ku hadapi…
i love You Lord…..
"I belong to Jesus"
Lahir di
Brasilia
tahun 1982 dengan nama Ricardo Izecson dos Santos Leite,
Kaka lahir dari sebuah keluarga penginjil yang kaya raya. Namun hal itu
tidak membuat ia menjadi sombong dengan mengandalkan kekayaan keluarganya,
ataupun mengikuti jalan hidup keluarganya dengan menjadi penginjil. Kaka
punya jalannya sendiri dan caranya sendiri.
Sejak kecil ia sangat menyukai sepakbola, bahkan dalam usia remaja ia
menjadi pemain yang cukup terkenal di daerahnya dengan bermain sebagai
pemain cadangan di klub San Paulo.
Namun pada usia 18 tahun sebuah bencana terjadi, ia mengalami cidera
punggung yang serius saat sedang berenang. Dokter mengatakan ia tidak bisa
bermain sepakbola lagi, bahkan kemungkinan besar akan lumpuh akbibat cidera
itu. Tidak ada tindakan operasi atau terapi yang bisa menyelamatkannya.
Hidup Kaka hancur berantakan saat itu, kecintaannya pada sepakbola demikian
besar, kini semua harus berakhir, bahkan sisa hidupnya harus diisi dengan
menjalani kelumpuhannya.
Namun Kaka tahu kemana ia harus minta tolong saat dokter sudah angkat
tangan. Kaka bergumul dengan Tuhan, tak putus-putusnya ia berdoa memohon
kesembuhannya. Ia bernazar pada Tuhan, bila ia sembuh dan dapat bermain
sepakbola lagi, ia akan mempersembahkan seluruh prestasinya itu pada Tuhan
Yesus.
Dan keajaibanpun terjadi, setahun setelah kecelakaannya itu tepatnya tahun
2001, Tuhan menyembuhkannya, ia sembuh total dari sakitnya. Bahkan ia dapat
merumput bermain sepakbola lagi. Tuhan juga memberikan hadiah bonus, ia
tidak lagi menjadi pemain cadangan melainkan menjadi pemain utama dan
andalan dalam klubnya.
Tuhan membuat permainan Kaka menjadi begitu hebat sehingga manager tim
nasional
Brazil
terpikat
akan permainannya, dan memanggil Kaka untuk
mengenakan baju kebesaran tim
Brazil
, emas dan hijau, dipercaya untuk
bertarung di piala dunia 2002.
Dari sekian banyak bakat baru bersinar
di
Brazil
,
ia
hanyalah
seorang
pemain muda yang belum setahun membela klubnya, namun sudah dipanggil masuk
tim nasional. Bagi Kaka itu adalah keajaiban dan anugerah yang besar
baginya.
Walaupun dia hanya jadi pemain cadangan dan duduk dipinggir lapangan
menonton pertandingan para seniornya di Piala Dunia, namun Kaka sudah
sangat senang dapat ikut serta dalam kompetisi sebesar Piala Dunia. Kaka
tidak menyadari Tuhan sedang menyediakan keajaiban lainnya bagi dia.
Beberapa pertandingan berjalan begitu keras bagi
Brazil
, sehingga beberapa
pemain bintang harus disimpan karena cidera. Datanglah kesempatan bagi Kaka
untuk turun membela timnya. Di bawah pembelaannya
Brazil
pun menang,
peristiwa legendaris yang menggemparkan dunia itupun terjadi, Kaka
mengangkat seragamnya dan di baliknya ada sebuah tulisan yang menggegerkan,
kaos putih itu bertuliskan "I Love Jesus".
Itu terus dilakukannya setiap kali teman-temannya merayakan gol. Dan
akhirnya
Brazil
pun memenangkan Piala Dunia 2002, setelah menaklukan Jerman
di final dengan skor 2-0. Dalam parade kemenangan di negaranya sendiri,
kaos kesayangan yang bertuliskan ‘I love Jesus’ itu tidak pernah
dilepasnya. Hal itu menginspirasi banyak pemain
Brazil
(bahkan pemain
negara lain) melakukan hal yang sama.
Saat diwawancara oleh stasiun TV dan ditanya mengapa ia melakukan hal itu,
ia berkata, "Saya ingin memperlihatkan dengan hidup dan kerja saya, apa
yang telah Tuhan lakukan bagi saya, supaya orang lain dapat melihat apa
yang Tuhan bisa lakukan dalam kehidupan mereka."
Permainannya yang cantik di Piala Dunia tidak luput dari perhatian sebuah
klub raksasa di Italia, AC Milan. Tidak lama kemudian mereka meminta Kaka
masuk dalam timnya sebagai pemain utama. Kaka pun pindah bergabung dengan
AC Milan, masuk dalam liga Italia yang keras dan penuh bintang. Namun dalam
musim pertamanya di Liga Italia seri A, ia langsung menyumbangkan gelar
juara scudetto bagi AC Milan.
Dalam waktu singkat Kaka menjadi bintang dan pujaan banyak orang khususnya
wanita, kegantengannya yang seperti seorang bintang film membuat ia selalu
dikejar-kejar fans wanita, di manapun ia berada akan selalu ada jeritan
gadis-gadis muda yang mengaguminya.
Namun cinta dan kesetiannya hanya pada Caroline Celico, kekasihnya yang
jauh di
Brazil
.
Walaupun kehidupan pemain sepakbola selalu dikeliling
wanita-wanita cantik super model, atau pesta-pesta kemenangan, Kaka selalu
menghindari semuanya itu. Ia bahkan tidak mau membawa Caroline tinggal
dengannya di Italia sebelum pernikahan, seperti yang dilakukan para pemain
bola di liga-liga besar.
Tahun 2005, Kaka meminang Caroline, dalam sebuah upacara perkawinan yang
sangat sederhana, sangat berbeda dengan pernikahan selebritis lain yang
super mewah. Dalam jumpa pers ia menyatakan bahwa ia masih perjaka dan
Caroline masih perawan.
"Itu adalah periode yang penting, sebuah ujian untuk cinta kami berdua.
Saya seorang pria normal dan pasti tergoda untuk melakukan hubungan sebelum
pernikahan, tapi saya bisa melewatinya. Malam pertama kami juga ditandai
darah keperawanan, sebagai tanda cinta suci kami."
Walaupun sebuah isu pindah agama sempat menerpanya di akhir tahun 2006,
namun Kaka membuktikan pada mata dunia, bahwa ia adalah murid Kristus
sejati dalam final liga Champion Mei 2007. Menjadi pahlawan kemenangan
melawan
Liverpool
, Kaka langsung merayakan
golnya dengan membuka kaosnya
dan menunjukan tulisan "I belong to Jesus" kemudian berlutut berdoa
bersyukur di tengah lapangan. Teman-temannya yang lain turut merayakannya,
tapi mereka mengerti dan tidak mengganggu Kaka yang sedang berdoa.
Peristiwa ini ditonton jutaan pemirsa yang menyaksikan final Liga Champion
2007.
Bagi Kaka beserta seluruh pemain dan pendukung AC Milan, kemenangan ini
merupakan mujizat. Tidak ada yang menyangka AC Milan akan menang, di tengah
kepungan 3 raksasa Inggris yang diunggulkan yaitu Manchester United,
Chelsea dan Liverpool.
Kaka menjadi Top Scorer dalam Liga Champion, pertarungan liga paling
bergengsi dan tertinggi di seluruh dunia. Membuatnya dinobatkan sebagai
raja oleh para media Italia, dan pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik
di dunia. Klub-klub kaya seperti Real Madrid diberitakan telah mengajukan
penawaran sebesar 100 juta euro (1 trilyun rupiah lebih) jauh memecahkan
rekor pemain termahal saat ini.
Do you belong to Jesus???




















